Masih Banyak Cara Untuk Bersenang-Senang

votovoto sama idola kakaaa

Masih banyak cara untuk mencari uang, masih banyak cara untuk bersenang-senang

Pernah ada tebak-tebakan, apa bedanya Koil dan Seringai?

Jawaban dari temen gw, jika Serigala Militia menganggap Arian13 sebagai entah “idola” atau “role model”, maka KKK menganggap Otong sebagai nabi dengan Koil sebagai agama. Dan percayalah, gw nggak lebay.

“Kita bergaya seperti patriot peduli politik bukankah pada kenyataannya ini semua hanyalah fashion!!!”

Di mata gw (yang juga fans Koil), banyak kelakuan mereka (baca: Otong) yang sama sekali bertentangan dengan tipikal kaum “mainstream bawah-tanah”. Mulai dari duet dengan Ahmad Dhani, masuk major (Nagaswara pula), ngecover A-Ha dan Cocteau Twins, dan selalu, selalu, SELALU fals. Satu-satunya momen di mana Otong nggak fales adalah di Dahsyat, itu pun lipsync.

Tapi tetap semua penggemarnya looking up at him. Ada yang memandang sinis, tapi semua itu dibalas dengan sindiran halus yang gw rasa nggak banyak yang sadar:

Aku tak butuh pengertianmu, aku bukan bagian dari kebanggaan yang membuat kita tak berpenghasilan

Buat gw, mereka adalah band yang paling jujur yang pernah gw kenal. Jujur menyatakan kalau mereka butuh uang, butuh beli mobil, gitar, judi, dan jujur mengakui bahwa semua yang mereka lakukan saat ini hanyalah fashion.

Atau memangkah seperti itu? Entahlah, sudah terlalu banyak orang yang mencoba memahami persona mereka dan terlalu banyak yang sok tahu. Makanya ebih baik taktau dan takpurapura analisa macam ik ini saat ini.

Oke, bahasa gw udah mulai kebawa bahasanya Otong di twitter.

Tapi lepas dari itu semua, lirik-liik mereka memang tajam dan multitafsir seringkali absurd, setiap pendengar bebas mengarahkan itu ke mana mereka ingin mengarahkan karena Koil memang lebih dari sekedar musik. Mereka repertoar besar yang bisa ditelaah atau ditelan begitu saja. Tergantung diri mau bingung mengerti arah jalan mereka atau mbebek saja.

Ngerti kan kenapa gw bilang untuk banyak orang Koil bagaikan agama? Buat gw sendiri mereka itu plastik; hitam, kresek, dan banyak di pasar. Merusak alam (underground) tapi selalu dibutuhkan.

Entahlah, mata seorang penggemar akan selalu bias, sebias mata orang yang baru jadian memandang pasangannya, sebias mata militan garis keras memandang agamanya. Dan karena gw fans, jangan mengambil referensi dari pandangan mata gw. Have a taste of hard untasteful fashion by yourself ;).

(dan jelas, masih banyak cara untuk tiket gratisan)

RustyrevolveR

0 thoughts on “Masih Banyak Cara Untuk Bersenang-Senang”

Leave a Reply