[Kopi Pasta] Amnesia Sejarah Itu…

Tidak hanya di Indonesia, sepertinya. 

JAKARTA – Heboh film berjudul Balibo ternyata ternyata hanya melanda publik Indonesia. Di Australia, film tersebut tidak disambut antusias. Apalagi di Timor Leste, tempat terjadinya tragedi Balibo Five.

“Di Dili, film Balibo kalah tenar dengan sinetron Cinta Fitri. Bila sinetron Cinta Fitri tayang, jalanan di Dili pasti lenggang,” ujar Ketua AJI Ezky Suyanto dalam diskusi di Taman Ismail Marzuki, Minggu (7/12/2009) malam.

Sebelum acara diskusi digelar, AJI mengajak para undangan menyaksikan bersama film yang disutradarai Robert Connolly itu. Diskusi menghadirkan narasumber sejarawan Asvi Warman Adam dan pelaku sejarah Kolonel (purn) Gatot Purwanto.

Ezky menyebutkan, film Balibo diputar di Timor Leste selama tiga hari pada November lalu di Dili. Hasilnya, film yang menceritakan kronologis tewasnya lima jurnalis asing di Balibo itu tidak begitu diminati publik.

“Bahkan dari enam media di Dili tidak ada satu pun yang menjadikannya ulasan utama,” pungkasnya.

Lembaga Sensor Film (LSF) melarang pemutaran film Balibo di Indonesia. Pemerintah beralasan film tersebut bisa membuka luka lama dengan Australia dan Timor Leste.

Film Balibo Five diangkat dari kisah terbunuhnya lima wartawan asing di Balibo, wilayah perbatasan di Timor Timur (kini Timor Leste) pada tahun 1975. Lima wartawan asal Australia, Selandia Baru, dan Inggris tewas saat tengah meliput masuknya tentara Indonesia ke Timor Leste.

Berdasarkan hasil investigasi, pengadilan koroner New South Wales menyatakan, kelima wartawan dibunuh tentara Indonesia. Namun, pemerintah Indonesia berpendapat lain. Tewasnya wartawan asing itu karena terjebak di medan peperangan. (teb)

Mungkin emang nggak tepat dibilang amnesia juga sih, cuma lucu aja kayaknya kita heboh sendiri dan filmnya makin dicari sementara di sini dan di sana malah nggak laku.

RustyrevolveR

Leave a Reply